Showing posts with label Balada. Show all posts
Showing posts with label Balada. Show all posts

Tuesday, February 16, 2010

Khadijah & Latifah

Assalamualaikum,

Melalui ini, kami bermaksud untuk berbagi berita bahagia. Alhamdulillah telah lahir, putri kembar kami pada tgl 31 januari 2010 di bandung. Insya Allah bernama Khadijah dan Latifah.

Salam,
Weko & Maryam


Thursday, February 5, 2009

Undangan Pernikahan


Pernikahan Weko & Maryam


Akad & Walimah

Lokasi Pernikahan

Weko & Maryam

Weko Abhinimpuno
Bandung, Oktober 1984
T. Material ITB'03


Maryam Muthmainah
Bandung, September 1986
Biologi ITB'03

Thursday, December 25, 2008

Kick Weko

"No pain, no gain." Itulah sepenggal kalimat yang mewakili pengalamananku, ketika menjadi pengangguran berat. Setelah menunggu berbulan-bulan, kerjaan pun tak kunjung ada. Ketika teman2 yang lain telah mulai anteng di tempat kerja. Aku pun masih riweuh mencarinya. Disaat itulah, ada sebuah acara di kampus yang menghadirkan talkshow yang di pandu oleh Andy F Noya. Berhubung talkshow gratisan, don't miss it lah. Siapa tau bisa sekalian dapet buku gratis. Antri tiket dilakukan mulai pagi-pagi. Dicari-cari info, dimanakah tiket tersebut akan dibagikan. Dicarilah orang dalem, yang tau dimana posisi tiket berada. Dimana tiket itu dibawa oleh panitia, disitu aku dan kawan-kawanku mengikuti jejaknya. Hal tersebut mengantisipasi berubah-ubahnya lokasi dan jam pembagian tiket. Hasilnya, kami menjadi orang-orang pertama yang mengantri tiket gratisan tersebut.
Malam acara pun tiba, dalam hati masih menunggu pembagian buku gratis seperti di acara TV. Ternyata oh ternyata, tidak ada pembagian buku gratis. Yang ada adalah pembelian buku. Waduh, pengangguran msh belum ada duit utk beli buku (Mo ikut talkshow atau mau dapet buku gratis sih?)
Acara seminarnya cukup menarik, bertemakan riset dan kontributif. Menghadirkan pejabat-pejabat kampus seperti Pak Djoko (rektor ITB), Pak Kus (Menristek & mantan rektor ITB), pak Wiranto Arismunandar (mantan rektor ITB). Kemudian ada dari perwakilan mahasiswa ITB (dengan karya piko hydro) dan anak smp (kubis merah sebagai pewarna alami).


Untuk menghidupkan suasana, Andy F Noya membuat sebuah ice breaking. Dia menantang seorang hadirin untuk maju kedepan, tanpa diaksih tau bakal diapain. Dengan kesigapan ala ospek, akupun menerima tantangan tersebut. Ternyata setelah maju ke depan, aku disuruh menjelaskan kubis merah. Penjelasanku tersebut kemudian akan dibandingkan dengan pembicara dari SMP. Yups, niru-niru acara kuis "Are you smarter than 5th grader".
Disaat grogi dan kurang persiapan, jawaban ku pun melantur. Dan Andy F Noya pun semakin berjaya menghadirkan suasana lucu kepada para pemirsa dengan cara mengeksploitasi kekonyolan ku. Bener-bener di"kick" diriku malam itu. Tapi akhirnya modal nekat ku maju kedepan panggung membuahkan hasil: Buku Gratis. Hahaha.... Ini hidup bung. No pain, no gain.

Monday, December 22, 2008

Institut de Gestion de Rennes

Institut de Gestion de Rennes (IGR) bila diterjemahkan kira-kira Institut Manajemen Rennes. IGR merupakan Graduate School of Business Administration University Rennes 1. Dalam program kuliah MaMaSELF di Rennes, kami mendapatkan kuliah Manajemen yang diberikan oleh IGR. Manajemen A yang mencakup: International Accounting, Cost Accounting, manajemen IT & IS, analisis financial dll. Kemudian manajemen B yang mencakup: Logistic, Consumer Behaviour, marketing, analisis geopolitik terhadap bisnis dll.
Kuliah manajemen sendiri menjadi kuliah favoritku selama di Rennes. Selain memang materi yang disajikan menarik, diharapkan kuliah-kuliah tersebut dapat menambal nilai-nilaiku.


Selama ini kuliah diadakan di kampus beulieu, dosen-dosen dari IGR yang mendatangi kelas kami. Suatu saat, tibalah kesempatan kami untuk berkunjung ke kampus IGR dalam rangka kuliah consumer behavior. Kuliah diadakan jam 8 pagi. Sebagai catatan, waktu subuh di Rennes pada musim dingin itu sekitar 07:30 pagi. Hohoho..., pagi-pagi sekali berangkat kuliah ke kampus. Dulu waktu Ospek di ITB aja gak sepagi ini.










Di kampus IGR, kami melakukan analisis data survey dari tugas consumer behavior. Kemudian mendengarkan kuliah dosen tamu dari Kanada dengan topik penggunaan ilmu linguistik untuk penelitian consumer behavior. Pusing deh, jadi belajar ampe linguistik.










Tapi oleh-oleh yang paling membawa kesan pulang kuliah dari IGR adalah: hilang sarung tangan bagian kiri. Nampaknya ketika pagi-pagi mengejar bus agar tidak telat (walau akhirnya telat gara-gara tertinggal bus), sarung tangan tersebut terjatuh... Hiks-hiks....

Sunday, December 21, 2008

I don't drink Alcohol

Ketika menuju kamar setelah pulang dari acara rawonan, aku dipanggil untuk gabung dengan pesta temen2 lantai. Pesta menyambut hari terakhir sebelum mulai libur panjang untuk natal dan tahun baru. Dengan ramahnya, mereka menyodorkan sebuah botol. Walau gak ngerti bahasa Prancis, tapi dari gesture tubuh nampaknya mereka mengajak untuk minum bareng. Lalu ku jawab "I'm sorry, I don't drink Alcohol".
Kemudian mereka menyodorkan sebuah botol Coca Cola. Obrolan pun berlanjut, beberapa orang menanyakan nama dan asal (Walaupun teman selantai, selama ini memang agak jarang berinteraksi). Ku jawab "Weko, from Indonesia". "How do you spell it?" timpal salah seorang dari mereka. "W - E - K - O" jawabku. Selanjutnya ditanyakan, "Why don't you drink alcohol? Is it because of personal reason or something else?". Akupun menjawab, "I am a Muslim, it is forbiden for a muslim to drink alcohol and eat porc". Mendengar jawabanku, salah seorang dari mereka berdiri kemudaian berkata sesuatu yang tak ku mengerti. Maklum gak ngerti bhs Prancis. Teman disebelahku yang sudah tahu bahwa aku parah dalam bahasa Prancis bertanya kepadaku "Do you understand what he talk about?". "Well, actually not" timpalku. "He said that it is good that you are a muslim and don't drink alcohol. Because he has a friend that is a muslim but he drinks alcohol" jawabnya. Astagfirullah gumam hatiku. "You also have a special month in a year where you don't eat during the day what is it called?" tanya teman sebelahku. Aku menjawab "Fasting month". "No the other one, its called Ramadhan?" tanyanya lagi. "Yes" jawabku. Obrolan pun berlanjut saling berkenalan dengan orang2 yang selama ini belum sempat berkenalan. Setidaknya dalam lantai tersebut hadir delegasi dari berbagai negara seperti: Prancis, Jerman, China, Rumania dan tentunya Indonesia.
Walau masalah alkohol sudah selesai dibahas, ada juga yang masih "penasaran". "Is it true that you never taste alcohol? Just try a little..." Ucapnya sambil menyodorkan sebotol bir. Hah dasar, gumam hatiku. Aku pun menjawab dengan tegas "No".
Akhirnya (untungnya dan leganya), penjaga gedung datang ke dapur. Sudah malam, saatnya dapur di kunci. Pesta mabuk lantai pun berakhir. Masing-masing delegasi kembali ke kamarnya. Keesokan paginya, sisa2 dari pesta mabuk masih terlihat. Baru siang hari beresnya.

Saturday, December 20, 2008

Foggy day in Rennes

One foggy morning in Rennes, just makes me wanna sleep again.











Saturday, November 29, 2008

Rafting in Rennes

Inilah salah satu acara akhir penutupan MaMaSELF Summer School. Setelah pusing kuliah dan ujian, akhirnya basah-basahan maen rafting di Rennes.









Persiapan menggunakan jaket pelampung sangatlah penting. Terutama bagi yang tak lancar berenang seperti diriku ini. Seru dan menyenangkan melepas stress di derasnya air.









Ternyata maen rafting cukup melelahkan dan menguras tenaga. Untungnya selama permainan, perahu aman-aman saja, Alhamdulillah.

LKTM LH 2006

Inilah lomba karya tulis kedua ku di ITB. Menuangkan ide agar ampas tebu bisa dijadikan bahan alternatif pulp. Ketika itu, kuharap-harap agar presentasi lomba dilaksanakan di luar pulau jawa. Biar bisa merasakan jalan-jalan keluar pulau Jawa. Eh, tetapi di yogya lagi.










Satu hal yang ceroboh, adalah datang ke tempat lomba tanpa membuat presentasi. Semakin deg-degan, karena setelah malam acara pembukaan, lomba langsung diadakan. Ku kira bakalan dipresenatsikan keesokan harinya. Huih... untungnya, presentasiku diadakan keesokan harinya. Selama lomba, ternyata banyak ide-ide dari peserta lainnya yang menarik. Jadi bisa tambah ilmu mendengarkan paparan presentasi peserta lainnya.










Giliranku akhirnya tiba, walau sudah presentasi beberapa kali. Yang namanya nervous a.k.a deg-degan masih ada juga. Suatu hal yang menarik (sisi lain) dari lomba LKTM LH ini adalah akomodasinya. Yup di bandingkan dengan LKTM bidang Pendidikan 2006 di yogya, kali ini akomodasinya jauh lebih mewah. Yups, dihotel berbintang. Dalam hati, kupikir-pikir "Ini dari dikti, make duit rakyat utk acara semewah ini?". Daripada pusing mikir-mikir.. "sekali-kali enjoy life boleh lah...."


Sunday, November 23, 2008

MaMaSELF Summer School 2008


Setelah perjalanan panjang ke prancis, tibalah saat dimulai Summer School MaMaSELF 2008. Materi utama Summer School tersebut adalah pembekalan ilmu-ilmu berkaitan tentang Large Scale Facilities yakni Neutron dan Synchrotron. Rangkaian acara dimulai dengan briefing yang dilanjutkan dengan tes awal. Kemudian diadakan tur keliling kota Rennes dan makan malam di Les Champs Libres.










Banyak ilmu-ilmu menarik yang bisa didapatkan ketika Summer School. Hanya saja aku kesulitan untuk mengikutinya. Mungkin terdapat perbedaan latar belakang pendidikan. Selama kuliah aku dibekali oleh ilmu-ilmu engineering, sedangkan di Summer School banyak ilmu-ilmu fundametal yang belum kudapatkan. Seperti Quantum mechanics dan lainnya.









Dua minggu Summer School tak terasa telah berakhir, tak lupa ujian akhir menjadi agenda Summer School. Setelah ujian selesai, para peserta mengikuti kegiatan rafting dan sedikit pesta perpisahan. Menandakan kami berpisah dengan teman-teman yang akan belajar ke Torino dan Munich. Serta dimulainya semester pertama kami di MaMaSELF.

LKTM Pendidikan 2006

Sedikit kenangan ketika dulu ikut Lomba Karya Tulis Mahasiswa bidang Pendidikan tahun 2006 bersama dua orang rekan saya. Ide dan tema karya tulis sendiri didasarkan pada pengalaman para penulis aktif sebagai guru di Yayasan Gapura.








Yups, berbagai problematika pendidikan, terutama bagi rakyat yang kurang mampu untuk mengaksesnya. Suka dan duka, pengalaman yang indah dan menarik. Dimulai dari membuat dan mengolah survey dan membuat karya tulis. Setelah lomba di tingkat ITB, Alhamdulillah kelompok kami dipercaya untuk mewakili ITB ke tingkat wilayah. LKTM Pendidikan 2006 tingkat wilayah sendiri diadakan di kampus UGM yogyakarta.








Lumayan, jalan-jalan gratis ke Yogyakarta dan pulang-pulang bawa oleh-oleh.

Saturday, November 22, 2008

My Voyages


  • View my profile


  • Daftar tempat-tempat yang pernah ku singgahi (dan ingin ku sunggahi). Mungkin bila ada yang hendak kesana pula dan membutuhkan informasi, kasih tau aja. Semoga bisa membantu...

    Friday, September 19, 2008

    Balada Metro Mini


    Tak terasa jam kantor telah menujukan 16:45. Dengan segera ku matikan komputer. Hari senin berarti tujuan sepulang kantor adalah CCF Wijaya. Utk Les bhs Prancis sebagai syarat visa.

    Metro mini menjadi opsiku dalam menuju dan pulang dari tempat les. Perjalanannya memakan waktu kurang lebih 45 menit (sekali jalan), cukup membuat lelah dan "menguras keringat". Berdesakan di metro mini setelah seharian kerja di tempat ber-AC. Tak lupa ku raba HP dan dompet selama perjalanan, menghindari tangan2 copet.

    Keluar menatap jendela, kuperhatikan hiruk pikuk kota Jakarta. "Ini ibukota bung...!!!" guam hatiku. Beraneka ragam pemandangan ada. Dari mulai mobil mewah dengan plat nomor yang terdapat simbol pejabat dan wakil rakyat. Sampai ke orang yang mengais-ngais rejeki di kerasnya jalanan.

    Perjalanan yang jemu dan melelahkan sedikit terhibur oleh aksi pemusik jalanan. berbagai "genre" musik mereka tawarkan: lagu2 pop cinta, religi, nyanyian khas danau toba, cempreng voices dan banyak lainnya. Tentunya disertai dengan beraneka alat musik seperti gitar, ceprekan ala kadarnya, bahkan sampai biola.

    Itulah sedikit gambaran relita jalanan Jakarta dari sudut pandang metro mini. Ini ibukota Bung!!!!

    Wednesday, November 21, 2007

    Job Seeker


    A week after graduation, there was a career day in ITB. Finally, its “job-seeking” time. It was the first time searching a professional career. I felt that getting a job was really a process of struggle. Sure a lot of jobless people searching a job.

    After several observations, I tried to apply some companies. My first test was held by Schlumberger. After hearing the presentation, I was quite confidence for the test. Looks like not gonna be that hard.

    The first selection of the test was English test. Every applicant was given question and then they must answer the question in 3 minutes. After several people went for the test, it was my turn. I was given a question to tell all I know about organization. When I answer, suddenly I became nervous and my pronunciation wasn’t good. Maybe because I didn’t practice before. So I decided not to see the test result, because I was sure at that time I was not qualified for the next test.

    Forgetting the bad day, I filled the rest of the day legalizing my certificate and searching info in the net. When I was online at YM, suddenly my friend asked me why I wasn’t doing the next step. I was quite surprise knowing that I was qualified for the next test. But it was too late for me to know, the test was already held.

    At least after that day, I learned something. We must appreciate little things that we have done because maybe someone appreciates it also. Don’t be overconfidence, practice and experiences make perfect result.

    Just do your best and let Allah SWT take rest.

    Alumni SLTPN 9 Bandung

    Wednesday, August 15, 2007

    Ospek Jurusan

    Inilah cerminan "kepolosan" seorang adik terhadap kakak-kakaknya di jurusan. Disuruh ini itu, mau-mau juga. Nurut aja, biar cepet beres urusannya.

    Ketika masuk sesuatu lingkungan yang baru maka tentunya kita berharap akan bimbingan dari kakak-kakak kelas. Kita berharap dikenalkan terhadap berbagai hal yang nantinya dapat membawa manfaat bagi kita semua. Apa yang diucapkan oleh kakak-kakak angkatan relatif kita percaya. Namanya juga masuk ke lingkungan yang baru. Pro - kontra mengenai ospek memang masih diperdebatkan. Bagaimana sih ospek yang baik dan benar sehingga nantinya dapat membawa manfaat, baik peserta maupun panitia.

    Ketika awal-awal ospek, cukup apresiatif terhadap kegiataannya. Walaupun kurang senang, tetapi ya begitulah hidup. Tapi ospek yang ternyata rentang waktunya panjaaaang, hampir setahun. Jenuh juga, capeeee deeehhh. Memang budayanya begitu, hobi mahasiswa ITB kali ya? Akhirnya ospek pun diikuti oleh raga tetapi jiwa dan pikiran melayang entah dimana. Angkatan berbondong-bondong ikut, ikut aja.

    Tapi memang, hari ospek membawa kenangan-kenangan konyal gak jelas. Dari mulai yang membawa kebahagiaan sampai yang membuah hati kesel. Dari kekonyolan pribadi, teman, angkatan dan juga panitia. Ya..., creativity under pressure.