Saturday, November 17, 2007

Kontroversi Buah Merah


Sejak beberapa tahun yang lalu, buah merah (Pandanus Coneideus) menjadi terkenal karena dianggap mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Penjualan buha merah, yang biasanya berbentuk minyak, menjadi laris manis. Tak tanggung-tanggung, penyakit seperti kanker dan HIV/AIDS pun dikatakan mampu disembuhkan. Semua itu berdasarkan penuturan pasien.


Bila kita mencermati lebih dalam tentang buah merah. Ada beberapa hal yang mengganjal. Buah merah telah "booming" sejak beberapa tahun tapi publikasi ilmiah (juranal) tentang hasil penelitian ilmiahnya masih kurang. Bila kita mencoba mencari di google tentang "buah merah" atau "Pandanus Coneideus", hasilnya minim. Lebih banyak mengenai penawaran produk daripada hasil penelitian. Terdapat satu publikasi ilmiah dari FMIPA UI, hasilnya adalah buah merah tidak memberi efek signifikan.
(ada di http://jurnal.farmasi.ui.ac.id/pdf/2006/v03n03/munim.pdf)


Bila buah merah dapat menyembuhkan berbagai penyakit ganas, mengapa jumlah penelitian maupun publikasi ilmiahnya masih minim? Apakah karena biayanya yang sangat mahal? Bukankah bila teruji ilmiah maka dapat menghemat biaya perawatan penyakit-penyakit ganas yang memakan biaya mahal? Sehingga mahal di penelitian awal tetapi nantinya dapat menurunkan biaya pengobatan pasien.


Masyarakat harus hati-hati dalam menelahan berita dan informasi. Bila tidak, maka penggunaan obat yang kurang jelas dapat membawa dampak memperburuk pasien. Kalau itu sampai terjadi, siapa yang mau bertanggung jawab. Disini dapat kita simpulkan bahwa harus ada perbaikan di sektor kesehatan.

2 comments:

  1. bukannya obat dari segala macam penyakit itu (kecuali maut) adalah jinten hitam alias habbasauda. jangankan obat merah wek...penelitian tentang khasiat madu n jinten hitam aja masih minim kayaknya... (apa saya gak tau ya)...dimana kita tau kedua herbal tersebut disebutkan di dalam AlQuran dan Hadist

    ReplyDelete
  2. Kalau madu sih Insya Allah sdh tidak diragukan lagi. Baik untuk kesehatan tubuh. Walau demikian, menurut saya bukan obat dari segala penyakit. Tetapi madu lebih kepada menambah satmina dan daya tahan tubuh..(???)

    Tetapi untuk Jinten hitam memang msh kontroversi. Saya juga pernah baca2... Dan kesimpulannya adalah bingung.

    ReplyDelete

Please feel free to leave your comment. Do not include violence, adult content, spam message, racism in the comment. The comments will be soon published after the author of this blog makes the moderation. Thank you in advance for visiting this blog. Best regards from the author.