Sunday, August 12, 2007

Problematika dalam Pendidikan

Pendidikan berfungsi sebagai alat untuk mencerdaskan dan kompetensi seseorang. Sudah sewajarnya bila pendidikan dijadikan salah satu prioritas utama untuk terus dikembangkan. Namun ironisnya, kesempatan untuk mengakses pendidikan di Indonesia masih belum merata pada setiap lapisan masyarakat.

Kendala utama tidak meratanya masyarakat mengakses pendidikan biasanya disebabkan oleh faktor geografis dan ekonomi. Kendala geografis umumnya dihadapi oleh masyarakat yang tinggal di daerah pelosok dan terpencil, terlebih mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar. Sedangkan kendala ekonomi muncul disebabkan tingginya biaya pendidikan yang umumnya sangat dirasakan oleh masyarakat perkotaan. Tingginya biaya pendidikan ini disebabkan oleh banyaknya biaya yang harus dikeluarkan untuk iuran sekolah, buku, alat tulis, seragam dan transportasi. Sehingga tak heran bila muncul paradigma bahwa pendidikan yang berkualitas ‘hanya’ bisa diakses oleh masyarakat yang mampu secara ekonomi.

Tidak meratanya kesempatan memperoleh pendidikan menjadi salah satu alasan pendirian pola-pola pendidikan alternatif baik formal maupun non-formal. Contoh dari pola alternatif pendidikan yang ditawarkan bagi masyarakat adalah SMP Terbuka, Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) dan Kejar Paket. Khusus untuk SMP Terbuka pola ini diharapkan mampu menyukseskan program wajib belajar sembilan tahun. Tetapi pelaksanaan pola-pola pendidikan alternatif seperti SMP Terbuka, Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) dan Kejar Paket masih menyisakan serangkaian masalah pada pelaksanaannya. Pada umumnya, pola pendidikan alternatif hanya menekankan pada jumlah lulusannya sehingga kualitas lulusannya seringkali terabaikan. Tak jarang karena fasilitas yang seadanya, kualitas lulusanan dari pendidikan alternatif ini sulit untuk bersaing dengan lulusan dari sekolah yang berkualitas (yang umumnya menetapkan biaya pendidikan yang tidak terjangkau oleh masyarakat yang kurang mampu).

Ironi bukan?

No comments:

Post a Comment

Please feel free to leave your comment. Do not include violence, adult content, spam message, racism in the comment. The comments will be soon published after the author of this blog makes the moderation. Thank you in advance for visiting this blog. Best regards from the author.