Friday, September 19, 2008

Balada Metro Mini


Tak terasa jam kantor telah menujukan 16:45. Dengan segera ku matikan komputer. Hari senin berarti tujuan sepulang kantor adalah CCF Wijaya. Utk Les bhs Prancis sebagai syarat visa.

Metro mini menjadi opsiku dalam menuju dan pulang dari tempat les. Perjalanannya memakan waktu kurang lebih 45 menit (sekali jalan), cukup membuat lelah dan "menguras keringat". Berdesakan di metro mini setelah seharian kerja di tempat ber-AC. Tak lupa ku raba HP dan dompet selama perjalanan, menghindari tangan2 copet.

Keluar menatap jendela, kuperhatikan hiruk pikuk kota Jakarta. "Ini ibukota bung...!!!" guam hatiku. Beraneka ragam pemandangan ada. Dari mulai mobil mewah dengan plat nomor yang terdapat simbol pejabat dan wakil rakyat. Sampai ke orang yang mengais-ngais rejeki di kerasnya jalanan.

Perjalanan yang jemu dan melelahkan sedikit terhibur oleh aksi pemusik jalanan. berbagai "genre" musik mereka tawarkan: lagu2 pop cinta, religi, nyanyian khas danau toba, cempreng voices dan banyak lainnya. Tentunya disertai dengan beraneka alat musik seperti gitar, ceprekan ala kadarnya, bahkan sampai biola.

Itulah sedikit gambaran relita jalanan Jakarta dari sudut pandang metro mini. Ini ibukota Bung!!!!